Sunan Bonang menciptakan berbagai tradisi dan praktik yang masih dikenang hingga sekarang. Salah satu di antaranya adalah bagaimana mengapa sunan bonang melakukan sabung ayam terkenal dengan aktivitasnya, termasuk sabung ayam yang dilakukannya.
Banyak orang mempertanyakan mengapa sunan bonang melakukan sabung ayam dalam praktiknya. Hal ini bukan hanya sekadar permainan, tetapi lebih pada simbol spiritual dan pemahaman budaya masyarakat saat itu. Dalam Islam, lapangan sabung ayam juga dipahami sebagai tempat untuk mencari nafkah sekaligus menjalin interaksi sosial antara masyarakat.
Sabung ayam bagi Sunan Bonang melambangkan semangat dan keberanian serta menjadi alat untuk memberikan pesan moral kepada masyarakat. Di samping itu, kegiatan ini dapat meningkatkan rasa solidaritas sosial di antara rakyat.
Meskipun banyak yang meragukan, beberapa ulama berpendapat bahwa selama dilakukan secara sehat dan tidak menyakiti hewan secara parah, sabung ayam bisa diterima sebagai bagian dari tradisi masyarakat, terutama jika ada nilai pendidikan di belakangnya.
Kegiatan sabung ayam dapat mempererat hubungan antarwarga serta meningkatkan perekonomian lokal ketika dijalankan dengan benar. Namun harus tetap diingat agar tidak terjadi bentrokan atau konflik antarkelompok karena pertandingan tersebut.